Berikutmacam-macam majas pertentangan beserta contohnya yang perlu dipahami : Litotes. Litotes termasuk majas pertentangan yang umumnya menggunakan ungkapan merendahkan diri, padahal fakta kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Contoh: Silakan mampir ke gubuk kami yang sederhana ini. Kata gubuk di sini mewakili arti dari rumah. Paradoks
5 Majas Eufemisme. Gaya bahasanya ialah dengan mengganti kata kata tak baik menjadi kata padanan yang lebih halus. Contoh majas eufismisme : Setiap universitas & perusahaan diwajibkan untuk menerima mahasiswa atau pekerja difabel. Yang dimaksud difabel disini adalah menggantikan frasa dari arti "orang cacat". 6. Majas Metonimia
MajasIroni. Majas sindiran ini digunakan dengan cara menyembunyikan fakta dan mengatakan hal yang sebaliknya. Contoh: Suaranya sangat merdu sekali seperti kaset kusut. 11. Majas Sarkasme. Majas ini bisa dikatakan sebagai sindiran yang kasar. Contoh: Putih benar wajah kamu, sampai bisa aku sendoki bedaknya.
cash.
contoh puisi yang mengandung 5 majas sekaligus